18 Oktober 2026 Oleh PenulisSaja 0

Dandim 0102/Pidie Tinjau Langsung: Rumah Warga Tak Layak Huni Segera Direhab

Pidie –Dandim 0102/Pidie Letkol Inf. Abdul Hadi, S.Sos., turun langsung mengecek kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Bismiati, warga Gampong Crueng, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, Minggu (18/10/2026).

Didampingi Danramil 23/Batee Kapten Inf. Syahirullah dan Babinsa, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi meninjau langsung kondisi rumah milik Bismiati yang bangunannya masih menggunakan atap rumbia. Pengecekan dilakukan untuk melihat tingkat kerusakan sekaligus memastikan kebutuhan rehabilitasi sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Kondisi tersebut sebelumnya dilaporkan oleh Danramil dan Babinsa Koramil 23/Batee kepada Dandim 0102/Pidie sebagai bagian dari pembinaan teritorial di wilayah yang mengetahui terhadap kondisi sosial masyarakat binaannya. Menindaklanjuti laporan tersebut, Dandim 0102/Pidie turun langsung untuk memastikan kondisi Bismiati dan rumah yang ditempatinya bersama kedua anaknya.

“Kami ingin melihat langsung kondisi rumah warga setelah menerima laporan dari Danramil dan Babinsa. Dengan turun ke lapangan, kita bisa mengetahui kondisi sebenarnya dan apa yang memang dibutuhkan, sehingga pelaksanaan rehab nantinya tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga Ibu Bismiati,” ujar Letkol Inf. Abdul Hadi.

Hasil peninjauan tersebut menjadi dasar bagi Kodim 0102/Pidie untuk segera menindaklanjuti rencana rehabilitasi rumah Bismiati. Dalam waktu dekat, kebutuhan material akan disiapkan dan didistribusikan ke lokasi.

“Apa yang bisa kita bantu, kita bantu. Kita ingin masyarakat merasakan manfaat nyata kehadiran TNI dan menjadi solusi dalam mengatasi kesulitan masyarakat. Setelah kita melihat langsung kondisi rumah ini, kebutuhan material akan kita siapkan dan distribusikan agar proses rehab dapat segera dilaksanakan,” tegasnya.

Kepedulian tersebut tidak berhenti pada rencana pembangunan rumah. Dalam kunjungannya, Dandim 0102/Pidie juga menyerahkan berupa paket sembako secara langsung kepada Bismiati. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian TNI sekaligus untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga yang diibutuhkan.

“Mungkin sembako yang kami bawa tidak banyak, namun kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan Ibu Bismiati dan keluarga. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga yang membutuhkan,” ungkap Dandim Pidie.

Bagi Kodim 0102/Pidie, rehabilitasi RTLH bukan sekadar memperbaiki bangunan yang rusak. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, sehat dan layak, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kehadiran Dandim 0102/Pidie di Gampong Crueng menjadi gambaran bahwa pembinaan teritorial tidak hanya dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga dengan melihat secara langsung persoalan yang dihadapi warga juga sebagai langkah konkret untuk mencari solusi dalam mengatasi kesulitan masyarakat.

Bagi Bismiati dan kedua anaknya, rencana rehabilitasi rumah tersebut menjadi harapan baru. Rumah yang selama ini ditempati dengan kondisi terbatas dan beratap dau rumbiya akan segera mendapatkan perhatian dan perbaikan dari Kodim 0102/Pidie.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Dandim Pidie dan TNI. Ini menjadi harapan baru bagi saya dan anak-anak agar nantinya bisa memiliki rumah yang lebih layak. Terima kasih, Pak Dandim,” ujar Bismiati penuh haru.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen Kodim 0102/Pidie untuk terus hadir di tengah masyarakat.TNI hadir bukan sekadar melihat kondisi masyarakat, tetapi turun langsung, mendengar keluhan, mencari solusi dan bergerak memberikan manfaat nyata.