BMI Pidie Salurkan Tiga Kursi Roda di Hari Damai Aceh, Sasar Keluarga Kombatan dan Korban Konflik
PIDIE — Memperingati Hari Damai Aceh ke-21, Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Pidie menyalurkan tiga unit kursi roda kepada masyarakat yang membutuhkan, Sabtu (15/8/2026). Bantuan tersebut menyasar warga di tiga kecamatan, yakni Simpang Tiga, Pidie, dan Peukan Baro.
Yang menjadi perhatian, penerima bantuan berasal dari keluarga kombatan, korban konflik Aceh, serta masyarakat sipil yang membutuhkan dukungan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Masing-masing kecamatan menerima satu unit kursi roda sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah momentum peringatan perdamaian Aceh.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung Ketua BMI Pidie, Muhammad Nauval, didampingi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pidie serta Sekretaris dan Bendahara BMI Pidie.
Muhammad Nauval menegaskan, peringatan Hari Damai Aceh tidak cukup hanya dengan mengenang berakhirnya konflik. Menurutnya, nilai perdamaian harus diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Momentum Hari Damai Aceh bukan hanya untuk mengenang perdamaian yang telah kita raih, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita untuk terus menjaga kepedulian dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Muhammad Nauval.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan mobilitas dan menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu mobilitas para penerima. Kami juga berharap semangat perdamaian terus diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong untuk masyarakat,” katanya.
Tiga unit kursi roda tersebut merupakan bantuan dari Jamaluddin Idham, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh.
BMI Pidie menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Bantuan ini dinilai bukan sekadar bantuan sosial, tetapi juga menjadi pesan bahwa perdamaian Aceh harus diisi dengan kepedulian, solidaritas, dan perhatian terhadap masyarakat yang masih membutuhkan uluran tangan.
Dengan penyaluran di tiga kecamatan tersebut, BMI Pidie menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjaga semangat perdamaian Aceh agar tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata.


