3 Juni 2026 Oleh Tasbir 0

Dr. Iswadi Dorong Nanik S. Deyang Perkuat Inovasi dan Tata Kelola BGN untuk Mewujudkan Program yang Berdampak bagi Masyarakat

Jakarta : Penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari akademisi dan pemerhati kebijakan publik, Dr. Iswadi, M.Pd, yang menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru di BGN mampu menghadirkan berbagai terobosan strategis dalam memperkuat program program peningkatan gizi nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Dr. Iswadi, BGN memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, kepemimpinan yang kuat, visioner, dan mampu membangun kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan yang sangat mendesak dalam menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang.

Penunjukan Ibu Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN merupakan momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan dan program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas gizi masyarakat. Saya berharap beliau dapat membawa semangat baru yang mendorong percepatan pencapaian berbagai target strategis yang telah ditetapkan pemerintah, ujar Dr. Iswadi.

Ia menjelaskan bahwa isu gizi saat ini bukan hanya berkaitan dengan kesehatan semata, tetapi juga berhubungan erat dengan kualitas pendidikan, produktivitas tenaga kerja, daya saing bangsa, serta keberhasilan pembangunan nasional secara keseluruhan. Oleh karena itu, keberadaan BGN menjadi sangat vital dalam memastikan bahwa berbagai program yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dr. Iswadi menilai bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi BGN adalah memastikan seluruh program dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Kepercayaan publik merupakan modal utama bagi setiap lembaga negara. Oleh karena itu, penguatan tata kelola yang baik harus menjadi prioritas utama agar seluruh program dapat dijalankan secara efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan, katanya.

Selain penguatan tata kelola, Dr. Iswadi juga berharap Nanik S. Deyang dapat memperkuat koordinasi dan sinergi dengan berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta organisasi masyarakat sipil. Menurutnya, persoalan gizi merupakan isu multidimensi yang membutuhkan pendekatan kolaboratif dan partisipatif.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program-program BGN tidak hanya bergantung pada kemampuan internal lembaga, tetapi juga pada kemampuan membangun kerja sama yang solid dengan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dan peran dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Kolaborasi adalah kunci keberhasilan. Tidak ada satu institusi pun yang dapat menyelesaikan persoalan gizi secara sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat agar program-program yang dirancang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan memberikan dampak yang lebih luas, tambahnya.

Lebih jauh, Dr. Iswadi juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam mendukung pelaksanaan program-program BGN. Menurutnya, era digital memberikan peluang besar bagi lembaga pemerintah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta memperkuat sistem monitoring dan evaluasi program.

Dengan dukungan teknologi yang memadai, BGN dapat mengembangkan sistem informasi yang lebih terintegrasi sehingga data dan informasi terkait kondisi gizi masyarakat dapat diperoleh secara lebih cepat dan akurat. Data yang valid, lanjutnya, akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.

Transformasi digital harus menjadi bagian dari strategi besar BGN ke depan. Teknologi dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus memperkuat transparansi dalam pelaksanaan berbagai program, ungkap Dr. Iswadi.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan BGN. Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang dimilikinya. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pegawai melalui pelatihan, pendidikan, dan pengembangan profesional harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Dr. Iswadi meyakini bahwa SDM yang kompeten dan berintegritas akan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi organisasi sekaligus menghasilkan berbagai inovasi yang dibutuhkan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan saat ini, ia juga berharap agar BGN tetap konsisten menjadikan kepentingan masyarakat sebagai fokus utama dalam setiap kebijakan dan program yang dijalankan. Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga pemerintah pada akhirnya diukur dari sejauh mana kehadirannya mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang mampu mendengarkan kebutuhan masyarakat, memahami tantangan di lapangan, dan menghadirkan solusi yang tepat. Saya berharap nilai-nilai tersebut dapat terus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di BGN, ujarnya.

Dr. Iswadi optimistis bahwa dengan pengalaman, kompetensi, serta dukungan dari seluruh jajaran BGN, Nanik S. Deyang akan mampu menjalankan amanah yang diberikan dengan baik. Ia percaya bahwa kepemimpinan yang inklusif, inovatif, dan berorientasi pada hasil akan membawa BGN semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan bangsa.

Sebagai penutup, Dr. Iswadi menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik kepada Nanik S. Deyang atas amanah yang diterimanya sebagai Kepala BGN yang baru. Ia berharap kepemimpinan tersebut dapat menjadi awal dari berbagai pencapaian positif yang semakin memperkuat peran BGN dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Selamat kepada Ibu Nanik S. Deyang atas amanah besar yang diberikan untuk memimpin Badan Gizi Nasional. Semoga dapat menjalankan tugas ini dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Saya percaya BGN di bawah kepemimpinan beliau akan semakin maju, profesional, dan mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia, tutup Dr. Iswadi.